Home » Buku Terbitan » Autentisitas Hadis Nabi: Studi Riwayat Nafi’ mawla Ibn ‘Umar dalam Kitab al-Sahihayn

Kalender

December 2020
F S S M T W T
« Jun    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Autentisitas Hadis Nabi: Studi Riwayat Nafi’ mawla Ibn ‘Umar dalam Kitab al-Sahihayn

Judul: Autentisitas Hadis Nabi: Studi Riwayat Nafi’ mawla Ibn ‘Umar dalam Kitab al-Sahihayn

Penulis: Dr. Abdul Hakim Wahid

Tebal Halaman: xviii + 348

Ukuran Buku: 15 cm x 22 cm

No. ISBN: 978-602-50087-9-5

 

TENTANG PENULIS

Nama: Dr. Abdul Hakim Wahid

Alamat: Ciputat, Tanggerang Selatan

Email: hakim.wahid@uinjkt.ac.id

 

SEKILAS TENTANG BUKU

Penelitian tentang autentisitas hadis Nabi memang sulit untuk bisa selesai. Kajian sanad yang telah dianggap paten, bahkan disebut telah sempurna dan hanya menyisakan pengayaan kajian matan dalam penelitian hadis, mendapat tantangan dengan adanya pandangan skeptis dari Orientalis Barat. Misalnya, metodologi penelitian mereka menemukan hal baru berkenaan dengan keaslian hadis, apakah benar berasal dari Rasulullah. Sebagian Orientalis meragukan autentisitas hadis-hadis Nabi yang telah tercetak dan menjadi pedoman umat Islam. Pandangan tersebut didasarkan pada beberapa hal, diantaranya disebabkan karena kodifikasi hadis baru terjadi pada abad kedua hijriah, yang berjarak cukup jauh dari kejadian dinarasikannya suatu hadis oleh Nabi, dan juga karena adanya periwayatan hadis bi al-ma’na (dengan kata-kata yang berbeda tapi maksudnya sama).

Meskipun telah mendapat perlawanan dan bantahan dari beberapa sarjana Muslim, tapi apa yang dilakukan Orientalis Barat terhadap hadis Nabi masih kurang mendapat jawaban yang kuat. Bahkan Kamaruddin Amin menyatakan bahwa kajian ini dari sisi akademik masih kurang disentuh oleh pelajar hadis di tanah air. Kamaruddin juga menyatakan bahwa seakan-akan sarjana Islam alergi untuk menjawab tuduhan-tuduhan Orientalis tentang metodologi kritik hadis yang masih kurang akurat.

Buku ini hadir di hadapan sidang pembaca yang memuat tentang penelitian terhadap hadis-hadis riwayat Nafi’ mawla Ibn Umar. Buku ini ditujukan untuk menjawab keraguan dari kalangan Orientalis Barat, dengan memaparkan argumen atas autentisitas hadis riwayatnya, mengingat hadis Nabi yang menggunakan jalur transmisi ini sangat banyak jumlahnya. Kitab al-Ṣaḥīḥayn sengaja dipilih sebabagi sumber primer, karena dua kitab tersebut telah disepakati oleh umat Islam sebagai kitab paling autentik dalam bidang hadis, sehingga dengan demikian akan dapat diketahui apakah benar penyusun kitab al-Ṣaḥīḥayn konsisten dalam menerapkan syarat-syarat dalam seleksi hadis.

%d bloggers like this: