Home » Buku Terbitan » Mengatasi Stres Melalui Spiritualitas dan Regulasi Diri (Studi pada Mahasiswa Kedokteran di DKI Jakarta)

Kalender

December 2020
F S S M T W T
« Jun    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Mengatasi Stres Melalui Spiritualitas dan Regulasi Diri (Studi pada Mahasiswa Kedokteran di DKI Jakarta)

Judul: Mengatasi Stres Melalui Spiritualitas dan Regulasi Diri (Studi pada Mahasiswa Kedokteran di DKI Jakarta)

Penulis: Dr. Syahidah Rena, M.Ed

Tebal Halaman: xviii + 447

Ukuran Buku: 15 cm x 22 cm

No. ISBN: 978-602-5668-26-5

 

TENTANG PENULIS

Nama: Dr. Syahidah Rena, M.Ed

Alamat: Palembang

Email: syahra84@gmail.com

 

SEKILAS TENTANG BUKU

Stres pada hakikatnya merupakan reaksi alamiah tubuh terhadap keadaan yang tidak menyenangkan, sehingga stress dapat dirasakan siapa saja tanpa memperhatikan usia, gender, bangsa dan agama. Diantara kelompok yang beresiko menghadapi stress adalah para mahasiswa fakultas kedokteran. Tuntutan dan kewajiban akademik dinilai cukup memberi tekanan-tekanan sehingga dapat memunculkan pengaruh negatif terhadap fungsi psikologis dan fisiologis.

Stres disinyalir terjadi karena terlepasnya individu dari nilai penting dalam hidupnya. Sementara salah satu sumber signifikan atau valued resources yang dapat mempertahankan kesehatan psikologis adalah terpenuhinya kesejahteraan spritualitas. Namun demikian penyelesaian masalah mental secara spritualitas itu sendiri harus bersifat holistik yakni mendekati permasalahan kejiwaan dari berbagai cara sehingga tidak terbatas pada spritualitas itu sendiri. Di antara posibilitas tersebut adalah usaha untuk mengatur dan merubah respon diri terhadap berbagai sumber stres yang dikenal dengan istilah regulasi diri.

Melalui penelitian ini, penulis membuktikan bahwa integrasi spiritualitas dan regulasi diri yang baik dapat menjadi suatu bentuk koping stres akademik yang efektif. Studi ini juga menyimpulkan bahwa, spritualitas tidak memengaruhi penekanan stres secara langsung, namun harus melalui regulasi diri belajar yang baik. Begitupula, regulasi diri belajar tidak dapat mempengaruhi penekanan stres tanpa spiritualitas yang baik.

%d bloggers like this: