Home » Buku Terbitan » Pembelajaran Model Halaqah Pembentukan Diskursus Islam

Kalender

November 2020
F S S M T W T
« Jun    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Pembelajaran Model Halaqah Pembentukan Diskursus Islam

Judul: Pembelajaran Model Halaqah Pembentukan Diskursus Islam

Penulis: Dr. Ali Halidin

Tebal Halaman: xx + 418

Ukuran Buku: 15 cm x 22 cm

No. ISBN: 978-602-61944-6-6

 

TENTANG PENULIS

Nama: Dr. Ali Halidin

Alamat: Kabupaten Bone, Sulawesi

Email: alihalidin766@gmail.com

 

SEKILAS TENTANG BUKU

Pembelajaran ta’lim halaqah menjadi faktor determinan yang memengaruhi perilaku radikalisme, baik jihadis maupun nonjihadis, sedangkan ideologi tahkim dan relasi inter dan antar umat beragama hanya berpengaruh terhadap perilaku radikalisme jihadis. Hal ini menunjukkan bahwa metode belajar lebih berperan dibandingkan dengan isi maupun lingkungan pendidikan.

Penelitian ini memberikan deskripsi sebagai kesimpulan, bahwa apabila pembelajaran yang mengajarkan materi ajar yang berisi unsur-unsur rahasia, maka proses pembelajaran dan pengajaran yang dilakukan, cenderung sembunyi-sembunyi bahkan terkesan tertutup. Untuk itulah, pembelajaran pada ta’lim halaqah, memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Selain status keanggotaanya bersifat bebas tanpa batasan usia, tidak adanya ‘paksaan’ dalam pembelajaran, namun sedikit kaku dalam pengajaranya, dengan hanya patuh dan ta’at kepada kemurabbi (naqib) saja.Walaupun demikian satu kekhasan pembelajaran pada ta’lim halaqah, lebih mengutamakan kebebasan dalam pendidikan, dalam arti proses pembelajaran tidak terbebani dengan adanya aturan-aturan yang mengekang, seperti absensi kehadiran, nilai kelulusan, kurikulum permanen, dan biaya pendidikan (cost) yang tingi.

Dalam kaitan dengan proses pembelajaran, jika mengusung konsep-konsep dan ideologi dan gerakan radikal, khilafatisme, bid’ah, takfir dan tahkim, maka dapat mengganggu bahkan lambat laun akan merusak sistem kurikulum pendidikan dan tujuan pendidikan kebangsaan dan cinta tanah air di lingkungan akademik perguruan tinggi di Makassar.

Penelitian ini memperkuat penelitian sebelumnya yang dilakukan Anas Saidi (LIPI) pada tahun 2010, di lima Universitas, yaitu Universitas Indonesia (UI), Institute Pertanian Bogor (IPB), Universitas Gajah Mada (UGM), Unair (Universitas Airlangga), dan Universitas Brawijaya, tentang pemahaman keislaman dan gerakan tarbiyah di kampus, yang mengasumsikan adanya pergeseran pemahaman mahasiswa yang disebabkan pembelajaran-pembelajaran yang bernuansa tarbiyah-harakah.

%d bloggers like this: